Dampak Negatif Gadget Pada Anak Kecil


Anak Bermain Gadget Bahaya

Dampak Negatif Gadget Pada Anak Kecil - Teman-teman kali ini mari kita bahas isu penting tentang bahaya atau dampak negatif Gadget pada anak kita. Dalam sebuah penelitian yang pernah diterbitkan oleh PLOS One, disebutkan bahwa kurang lebih anak kecil di dunia itu rata-rata mereka menghabiskan 7 jam dalam bermain gadget dalam satu pekan.

Hal ini menyebabkan anak menderita rabun jauh. Silakan dicheck data menunjukan bahwa penyakit rabun jauh pada anak karena gadget ini meningkat belakangan ini. Maka para orangtua diminta mengatur waktu bermain anak dalam hal bermain gadget.

Permasalahan yang muncul, kadang tidak lagi pada soal bahaya pada mata anak, tapi juga kondisi tubuh anak yang sudah tidak terkena cahaya matahari. Karena mereka cenderung mengurung diri dan bermain dengan gadgetnya.

Dalam sebuah penelitian, sebenarnya jam bermain anak di lingkungan luar itu bisa membuat mata anak-anak sehat. Karena akan mendorong zat kimia yang namanya dopamine, yang berfungsi menyehatkan mata. Dengan mata semakin banyak bergerak dan melihat dengan jarak jauh dan dekat maka mata akan semakin lentur dan sehat.

Dalam beberapa penelitian lainnya, anak yang suka sekali bermain gadget, juga berpotensi mengalami pengakit disleksia. Yakni anak-anak menjadi kurang memiiki sikap peduli terhadap lingkungan sosialnya.

Hal serupa juga dibeberkan oleh pakar kesehatan mata asal Sidney, Jim Kokkinakis. Anak-anak yang sering bermain gadget cenderung terkena penyakit kekeringan pada mata yang diakitbatkan oleh sinar biru dari gadget atau ponsel yang dia genggam.

Pengaruh lainnya adalah mata anak kecil yang bermain ponsel akan mengalami ketengan pada mata sehingga ada yang menjadi juling dan susah bergerak.

Para peneliti sepakat untuk menyarankan orang tua untuk segera mengambil tindangan. Paling tidak mengurangi aktivitas bermain anak dalam menggunakan gadget atau ponsel.

Dampak utama pada mata adalah mata anak menjadi lelah dan kering. karena tatapan anak pada layar ponsel yang terlalu dekat dan radiasi elektronik yang kuat bisa saja membuat anak menjadi sakit kepala dan cenderung pusing bahkan terkadang mau muntah.

Dalam beberapa rekomendasi pada ahli kesehatan. sebaiknya jam bermain ponsel anak yang usianya mencapai 2 tahun, cukup satu hari satu jam saja. Sedangkan anak yang sudah berusia 13 atau paling tidak 18 tahun mereka bisa bermain 3 jam dalam sehari.

dR. Prima menjelaskan bahwa anak kecil sebaiknya bermain gadget di ruangan terang, jangan di tempat yang gelap. Dan diharapkan cahaya ponsel tidak lebih terang dari lingkungan dia bermain. Dengan begitu, cahaya ponsel tidak punya pantulan cahaya yang kuat dari cahaya lingkungan.

Memang banyak di antara kita terlalu sering memanfaatkan Gadget atau ponsel untuk membujuk anak. Tapi mari pertimpangan dampak negatif terhadap mata mereka.

Kita tidak sadar, hal paling berbahaya pada anak selain mata, adalah anak yang mengalami keterlambatan berbicara karena menjadi penonton di ponsel. Komunikasi hilang dengan orang-orang sekitar.

Related Posts

Load comments

Comments